Hari ini saya memperoleh e-mail menarik yang menggambarkan perjalanan pemikiran Kartini, perempuan yang acap dielu-elukan sebagai figur emansipasi dalam konotasi perspektif Barat dan dikaitkan dengan gerakan feminisme.<br><br>Kartini berkorespondensi dengan banyak orang Eropa dan sedikit banyak itu mempengaruhi persepsinya terhadap dunia Barat.<i><br><br>“…Orang kebanyakan meniru kebiasaan orang baik-baik, orang baik-baik itu meniru perbuatan orang yang lebih tinggi pula, dialah orang Eropa”</i> [surat kepada Stella, 25 Mei 1899]<i><br><br>“Aku mau meneruskan pendidikan ke Holland, karena Holland akan menyiapkan aku lebih baik untuk tugas besar yang telah aku pilih.”</i> [surat kepada Ny Ovinksoer, 1900]<br><br>Kartini lalu mulai lebih mengenal Islam setelah mendengarkan suatu pengajian tafsir. Di masa itu orang hanya belajar membaca Al-Qur'an tanpa diajari artinya. Pandangannya terhadap Islam pun menjadi lebih positif.<br><br><i>“Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai” </i>&nbsp…


Comments

You must be logged in to post a comment.

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind