Pada Senin, 2 Januari 2012 detikNews memuat berita tentang seorang ayah yang setiap hari melepas putranya naik bis sekolah dengan kostum yang berbeda-beda, mulai dari kostum bajak laut hingga Wonder Woman. Saya ini tidak ingin membahas kebiasaan tersebut, namun saya tertarik pada potongan tulisan berikut dalam artikel detikNews tersebut:

Secara genetik, dia cenderung memiliki rasa humor yang bagus. Dia seorang yang menyenangkan, tipe orang yang mudah disukai, yang memiliki IPK 4,0 dalam pelajaran Honors (pelajaran moral-red). Dia bermain terompet dalam marching band American Fork High School (yang merupakan juara negara bagian),” puji Dale dalam blog tersebut.

Perhatikan bagian “… yang memiliki IPK 4,0 pada pelajaran Honors (pelajaran moral-red).” Saya pun tertarik melihat berita aslinya dari Daily Mail yang menyebutkan:

‘He is genetically predisposed to having a good sense of humor. He’s a fun, likable guy, with a 4.0 GPA in Honors classes. He plays the trumpet in the American Fork High School Marching Band (state champions),’ reads the family’s blog.

Perhatikan bagian “… with a 4.0 GPA in Honors classes.” Dari teks aslinya jelas bahwa yang diterjemahkan sebagai “pelajaran Honors (pelajaran moral-red).”, padahal “Honors classes” adalah kelas yang diarahkan untuk siswa berprestasi yang di dalamnya menggunakan kurikulum sama dengan kelas biasa tapi topik-topik pengayaan. Istilah ini digunakan di sekolah menengah Amerika Serikat.

Lihat:

http://professionals.collegeboard.com/guidance/prepare/honors-ap


Comments

You must be logged in to post a comment.

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind