Di penghujung liburan hari raya ini, saya coba meng-upgrade salah satu mesin di kampus yang masih menggunakan Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) karena dukungan terhadap versi ini telah berakhir yang berarti Canonical tidak akan merilis pembaruan keamanan untuknya.Terlebih, beberapa bulan lalu versi 12.04 LTS telah keluar. Versi LTS berarti Canonical akan memberikan dukungan selama 5 tahun (hingga April 2017).

Sebelum melakukan upgrade, tentu data yang penting dicadangkan ke partisi lain dulu. Memang memakan waktu, tapi langkah ini tidak boleh diabaikan.

Yang menjadi kekhawatiran adalah upgrade ini harus dilakukan bertahap yakni 10.10 > 11.04 > 11.10 > 12.04. Ya benar, tiga kali upgrade. Untungnya Ubuntu menyediakan cara yang sangat praktis untuk melakukan upgrade versi yaitu cukup dengan perintah

sudo do-release-upgrade

dan koneksi internet yang memadai (mumpung kampus sedang liburan yang berarti koneksi internet cukup lancar). Sebagian orang lebih suka untuk melakukan clean install, tapi dalam kasus ini, saya tidak berada di depan mesin tersebut secara fisik sehingga lebih mudah untuk upgrade via SSH.

Upgrade berjalan cukup lancar hingga Oneiric Ocelot (11.10). Tahap berikutnya, upgrade ke Precise Pangolin (12.04 LTS) yang cukup membuat khawatir. MySQL, yang merupakan salah satu layanan utama di mesin tersebut, tiba-tiba tidak dapat dijalankan. Kaget juga, tapi masih agak tenang karena saya telah mencadangkan isi /var/lib/mysql.

Log MySQL (/var/log/mysql/error.log) menunjukkan bahwa MySQL gagal berjalan karena ada kesalahan konfigurasi MySQL. Di antaranya:

[ERROR] /usr/sbin/mysqld: unknown variable ‘default-character-set=utf8’

Ternyata ada beberapa pengaturan di /etc/mysql/my.conf yang tidak didukung lagi yaitu default-character-set dan default-collation. Keduanya perlu diganti menjadi masing-masing character-set-server dan collation-server.

Setelah masalah itu hilang, ternyata masih ada masalah:

ERROR 2002: Can’t connect to local MySQL server through socket ‘/var/lib/mysql/mysql.sock

Setelah baca-baca, akhirnya saya lakukan langkah-langkah berikut. Pertama, hapus MySQL dari sistem (pastikan konfigurasi lama telah dicadangkan jika ada pengaturan khusus di dalamnya).

sudo apt-get purge mysql-server-5.1 mysql-common

Pastikan konfigurasi MySQL juga dibersihkan dari /etc/mysql. Kemudian instal ulang MySQL dan paket-paket yang diperlukan:

sudo apt-get install mysql-server
sudo apt-get install php5-mysql

Diskusi dalam satu forum yang saya baca menyarankan untuk membuat ulang direktori /var/lib/mysql dan menghapus log lama, tetapi dalam kasus saya, ternyata /var/lib/mysql masih utuh dan tidak perlu saya timpa dengan cadangan yang telah saya buat.

Akhirnya, alhamdulillah mesin tersebut berhasil di-upgrade dan meneruskan fungsinya dengan downtime sekitar 2 jam.

Lihat:

http://askubuntu.com/questions/125686/mysql-fails-to-start-after-upgrade-to-12-04
https://bugs.launchpad.net/bugs/958120


Comments

You must be logged in to post a comment.

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind